PROFIL KPSBU LEMBANG

KPSBU telah berdiri sejak 1971 dan terus berupaya mencapai tujuan menjadi model koperasi dalam menyejahterakan anggota.

Keunggulan yang kami miliki adalah anggota yang setia dan aktif dalam menjalankan semua kewajibannya.

Pengurus mendorong tercapainya transparansi dan bertanggung jawab membangun manajemen koperasi yang berbasis pada hasil dan berorientasi pada kebutuhan anggota.
Manajemen diarahkan untuk berfungsi sebagai sebuah tim agar dapat mendukung keberadaan koperasi dalam lingkungan yang sangat kompetitif saat ini. Cost effective dan quality oriented merupakan kewajiban bagi Tim Manajemen.

Tujuan Utama koperasi kami adalah menghasilkan Core Commodity yang unggul, yakni susu segar yang dihasilkan peternak sebagai produk bermutu tinggi di pasaran.

 

VISI

Menjadi Koperasi susu terdepan di Indonesia dalam menyejahterakan Anggota

MISI

1. Menyejahterakan anggota melalui layanan prima dalam industri persusuan dengan manajemen yang berkomitmen

2. Meningkatkan kapasitas kelembagaan koperasi melalui pendidikan, pemberdayaan SDM dan kemitraan strategis

 

Pengurus dan Pengawas KPSBU Lembang 2018

 

PENGURUS
Ketua : Drs. Dedi Setiadi, SP.
Sekretaris : Drh. Ramdan Sobahi
Bendahara : Toto Abidin

PENGAWAS
Ketua : Jajang Sumarno, SE
Anggota : H. Asep Hamdani, ST
    Suryana, A. Md
Manajer : Agus Rahmat Indrajaya, SE

MANAJEMEN
Untuk mendukung pelayanan yang efektif dan efisien, ada 255 karyawan yang melayani anggota agar dapat menghasilkan susu segar yang bermutu tinggi yang diterima oleh Industri Pengolahan Susu.

 

 

MILESTONES

1800's

  • Sapi perah diperkenalkan oleh Bangsa Belanda.
  • 8 Agustus 1971, 35 peternak di Lembang mendirikan sebuah Koperasi Susu.

1980

  • Produksi : 2.840 Kg/hari
  • Jumlah anggota : 319 orang
  • Populasi Sapi Perah : 800 ekor

1990

  • Produksi : 41.891 Kg/hari
  • Jumlah anggota : 2.253 orang
  • Populasi Sapi Perah : 7.026

2001

  •  Produksi : 86.366 Kg/Hari
  • Jumlah anggota : 4.595 orang
  • Populasi Sapi Perah : 12.085 ekor
  • Proyek HVA International - PT. Frisian Flag Indonesia - KPSBU dibawah kerjasama Pemerintah Indonesia dan Belanda
  • Kemitraan CCA KPSBU dalam program INCODAP Extension slogan "Murni Susunya, Murni Koperasinya" diperkenalkan.
  • Mendukung transparansi dan demokrasi melalui sistem satu anggota satu suara pada pemilihan Pengurus dan Pengawas
  • Amandemen Anggaran Dasat dan Anggaran Rumah Tangga Koperasi.
  • MOU penggunan lahan Perhutani untuk penanaman hijauan makanan ternak.

2002

  • Memulai penerapan harga susu berdasarkan kualitas, diberikan bonus dan denda

2004

  • Pendidikan Dasar Koperasi untuk Anggota yang wajib diikuti oleh seluruh Anggota.
  • Penyusunan dan penerapan Standar Operasional Prosedur manajemen
  • Penilaian prestasi kerja untuk karyawan.

2006

  • Produksi : 103.384 Kg/hari
  • Jumlah anggota : 6.092 orang
  • Populasi sapi perah : 15.947 ekor
  • Saat ini 80% susu yang dihasilkan oleh KPSBU hanya mengandung < 250.000 bakteri per milimeter.
  • Harga Susu tertinggi pada level peternak adalah Rp. 3.000,- (per Agustus 07)
  • Mendapatkan Indonesia Cooperatives Award dari Kementerian Negara Koperasi dan UKM dan Majalah SWA.

2007

  • Produksi : 102.885 Kg/hari
  • Jumlah anggota : 6.226 orang
  • Populasi sapi perah : 16.469 ekor

2008

  • Produksi : 110.144 Kg/hari
  • Jumlah anggota : 6.351 orang
  • Populasi sapi perah : 16.469 ekor

2009

  • Produksi : 126.500 Kg/hari
  • Populasi sapi perah : 16.469 ekor

2010

  • Produksi : 135.800 Kg/hari
  • Jumlah anggota : 6.952 orang
  • Populasi sapi perah : 22.000 ekor

2011

  • Produksi : 119.000 Kg/hari
  • Jumlah anggota : 6.969 orang
  • Populasi sapi perah : 21.830 ekor

2012

  • Produksi : 120.000 Kg/hari
  • Jumlah anggota : 6.930 orang
  • Populasi sapi perah : 17.300 ekor

2013

  • Produksi : 109.500 Kg/hari
  • Jumlah anggota : 6.913 orang
  • Populasi sapi perah : 16.799 ekor

2014

  • Produksi : 129.000 Kg/hari
  • Jumlah anggota : 7.091 orang
  • Populasi sapi perah : 17.816

2015

  • Produksi : 149.500 Kg/hari
  • Jumlah anggota : 7.190 orang
  • Populasi sapi perah : 18.583 ekor

2016

  • Produksi : 151.000 Kg/hari
  • Jumlah anggota : 7.293 orang
  • Populasi sapi perah : 19.580 ekor

2017

  • Produksi : 149.000 kg/hari
  • Jumlah anggota : 7.402 orang
  • Populasi sapi perah : 21.361 ekor